Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Untuk Mempercepat Pertukaran Informasi

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional ke V dilangsungkan dilahan UPT perbenihan TPH di Desa Sidera, Kec. Sigi Biromaru, Kab. Sigi, Provinsi Palu dari tanggal 12-14 Oktober 2017. Gebyar perbenihan mengangkat tema “Melalui Gebyar Perbenihan Wujudkan Kemandirian Benih Nasional”.

Tujuan penyelenggaraan gebyar perbenihan ini untuk mempertemukan produsen dan konsumen benih,  pertukaran informasi perbenihan tanaman pangan yang terkini, mensosialisasikan teknologi tanaman pangan yang adaptif dan inovatif termasuk sarana pendukung terhadap penggunanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan panen varietas Inpari 4 oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola didampingi Dirjen Tanaman Pangan Dr. Sumarjo Gatot Irianto.  Display pertanaman yang ditampilkan dalam acara gebyar perbenihan ini meliputi display pertanaman padi varietas Inpari, jagung, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi kayu, ubi jalar dan lobak.

Dirjen Pertanian Tanaman Pangan,  Sumadjo Gatot Irianto dalam sambutannya menyampaikan Gebyar Perbenihan dilakukan untuk menunjukkan benih-benih terbaru kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi peningkatan produksi pangan Sulawesi Tengah. "Sulawesi Tengah pada tahun 2015 produksi padinya mencapai 1.001.949 ton. Pada tahun 2016 meningkat menjadi 1.086.074 ton dan Pada tahun 2017 berdasarkan laporan Kadis Pertanian Sulteng optimis mencapai target" papar Dirjen Tanaman Pangan. Selanjutnya Dirjen menghimbau bahwa pada tahun 2017 Pemerintah menetapkan sasaran produksi padi sebesar 78,13 juta ton GKG; jagung sebesar 25,20 juta ton pipilan kering; kedelai 1,20 juta ton biji kering. Oleh karena itu diselenggarakannya kegiatan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ini sangat penting artinya untuk mewujudkan Kemandirian Benih dan Ketahanan Pangan

Gubernur Sulteng dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran seluruh pelaku pertanian. Gebyar perbenihan bertujuan mempercepat pertukaran informasi dan teknologi perbenihan tanaman pangan terkini.  Ia juga menambahkan agenda-agenda pembangunan dapat berjalan baik jika adanya kedaulatan pangan. "saya berharap melalui kegiatan ini benih-benih yang dimuliakan harganya diturunkan. Yang bagus-bagus itu jangan mahal kita dekatkan dengan masyarakat dengan harga yang semakin terjangkau." Ujarnya.

Maka ia berharap kegiatan tersebut mampu memacu peningkatan produksi pertanian dengan mendorong industri perbenihan maupun investor guna berinvestasi di sektor ini di Sulteng, termasuk di Sigi. Ia juga berharap usaha perbenihan di Sulteng dapat lebih baik.

Meski demikian, ia mengaku Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng masih terkendala dengan rendahnya Nilai Tukar Petani (NTP) yang masih berkisar 97,4. Sementara idealnya harus minimal berada di angka 100. Lanjutnya, kebutuhan pangan pun bertambah seiring pertumbuhan penduduk. Sehingga harus dikorelasikan dengan peningkatan produksi tanaman pangan. Gubernur juga mengapresiasi pemberian asuransi kepada para petani di Sigi, dimana mereka akan dapat jaminan jika seandainya gagal panen. “Semoga pemberian asuransi kepada petani seperti ini dapat diterapkan pula di seluruh kabupaten di Sulteng, bukan hanya Sigi,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Dr Sumardjo Gatot Irianto, Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta, Kepala Badan Litbang Pertanian yang diwakili Kapulitbang Tanaman Pangan, unsur DPRD kabupaten/kota, unsur Forkompinda serta Pemerintah Kabupaten/kota se Sulteng dan sebagian Pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. 

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini1480
Hari kemarin1567
Minggu ini3047
Bulan ini42663
Jumlah Pengunjung1028873
Online sekarang
30

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Untuk Mempercepat Pertukaran Informasi

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional ke V dilangsungkan dilahan UPT perbenihan TPH di Desa Sidera, Kec. Sigi Biromaru, Kab. Sigi, Provinsi Palu dari tanggal 12-14 Oktober 2017. Gebyar perbenihan mengangkat tema “Melalui Gebyar Perbenihan Wujudkan Kemandirian Benih Nasional”.

Tujuan penyelenggaraan gebyar perbenihan ini untuk mempertemukan produsen dan konsumen benih,  pertukaran informasi perbenihan tanaman pangan yang terkini, mensosialisasikan teknologi tanaman pangan yang adaptif dan inovatif termasuk sarana pendukung terhadap penggunanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan panen varietas Inpari 4 oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola didampingi Dirjen Tanaman Pangan Dr. Sumarjo Gatot Irianto.  Display pertanaman yang ditampilkan dalam acara gebyar perbenihan ini meliputi display pertanaman padi varietas Inpari, jagung, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi kayu, ubi jalar dan lobak.

Dirjen Pertanian Tanaman Pangan,  Sumadjo Gatot Irianto dalam sambutannya menyampaikan Gebyar Perbenihan dilakukan untuk menunjukkan benih-benih terbaru kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi peningkatan produksi pangan Sulawesi Tengah. "Sulawesi Tengah pada tahun 2015 produksi padinya mencapai 1.001.949 ton. Pada tahun 2016 meningkat menjadi 1.086.074 ton dan Pada tahun 2017 berdasarkan laporan Kadis Pertanian Sulteng optimis mencapai target" papar Dirjen Tanaman Pangan. Selanjutnya Dirjen menghimbau bahwa pada tahun 2017 Pemerintah menetapkan sasaran produksi padi sebesar 78,13 juta ton GKG; jagung sebesar 25,20 juta ton pipilan kering; kedelai 1,20 juta ton biji kering. Oleh karena itu diselenggarakannya kegiatan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ini sangat penting artinya untuk mewujudkan Kemandirian Benih dan Ketahanan Pangan

Gubernur Sulteng dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran seluruh pelaku pertanian. Gebyar perbenihan bertujuan mempercepat pertukaran informasi dan teknologi perbenihan tanaman pangan terkini.  Ia juga menambahkan agenda-agenda pembangunan dapat berjalan baik jika adanya kedaulatan pangan. "saya berharap melalui kegiatan ini benih-benih yang dimuliakan harganya diturunkan. Yang bagus-bagus itu jangan mahal kita dekatkan dengan masyarakat dengan harga yang semakin terjangkau." Ujarnya.

Maka ia berharap kegiatan tersebut mampu memacu peningkatan produksi pertanian dengan mendorong industri perbenihan maupun investor guna berinvestasi di sektor ini di Sulteng, termasuk di Sigi. Ia juga berharap usaha perbenihan di Sulteng dapat lebih baik.

Meski demikian, ia mengaku Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng masih terkendala dengan rendahnya Nilai Tukar Petani (NTP) yang masih berkisar 97,4. Sementara idealnya harus minimal berada di angka 100. Lanjutnya, kebutuhan pangan pun bertambah seiring pertumbuhan penduduk. Sehingga harus dikorelasikan dengan peningkatan produksi tanaman pangan. Gubernur juga mengapresiasi pemberian asuransi kepada para petani di Sigi, dimana mereka akan dapat jaminan jika seandainya gagal panen. “Semoga pemberian asuransi kepada petani seperti ini dapat diterapkan pula di seluruh kabupaten di Sulteng, bukan hanya Sigi,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Dr Sumardjo Gatot Irianto, Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta, Kepala Badan Litbang Pertanian yang diwakili Kapulitbang Tanaman Pangan, unsur DPRD kabupaten/kota, unsur Forkompinda serta Pemerintah Kabupaten/kota se Sulteng dan sebagian Pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. 

Galeri Video

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi