Balitbangtan Perkuat Penelitian Padi dengan IRRI

 

JAKARTA – Kerjasama pemerintah Indonesia dan International Research Rice Institute (IRRI) telah dimulai sejak tahun 1972. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Muhammad Syakir dalam laporannya menyampaikan bahwa prioritas penelitian ke depan Balitbangtan dengan IRRI adalah menghasilkan varietas unggul yang lebih tahan terhadap perubahan iklim.

Dalam kesempatan pertemuan Dewan Penasehat IRRI High-Level Symposium on Rice and Food Security in Indonesia: The Global Market, Scientific Research, and Action Programs, Selasa (11/10/2016) lalu di Ritz Carlton Jakarta, Sekretaris Jenderal Hari Priyono mewakili Menteri Pertanian menyampaikan target Indonesia untuk mencapai swasembada beras dan jagung pada 2017.

Di kegiatan yang juga dihadiri oleh 15 orang perwakilan dari negara Amerika Serikat, Tiongkok, India, Thailand, Jepang, Tanzania, Filipina, Australia ini Indonesia menunjuk Prof. Dr. Tahlim Sudaryanto, sebagai perwakilannya.

Sekjen menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya khusus seperti perbaikan infrastruktur, pengadaan saprodi serta penggunaan teknologi tepat guna. Hasilnya, produksi beras pada tahun 2015 naik 6,42% dibandingkan tahun 2014.

Pencapaian ini diapresiasi oleh IRRI terlebih jika melihat tren ke depan. Konsumsi beras semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk sementara ancaman terhadap produksi juga semakin tinggi dengan adanya perubahan iklim.

Tujuan pelaksanaan pertemuan tahunan ini adalah guna menyampaikan capaian kondisi pembangunan pertanian Indonesia.

Sumber : Badan Litbang Pertanian

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini1029
Hari kemarin2031
Minggu ini6631
Bulan ini34651
Jumlah Pengunjung858549
Online sekarang
34

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Perkuat Penelitian Padi dengan IRRI

 

JAKARTA – Kerjasama pemerintah Indonesia dan International Research Rice Institute (IRRI) telah dimulai sejak tahun 1972. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Muhammad Syakir dalam laporannya menyampaikan bahwa prioritas penelitian ke depan Balitbangtan dengan IRRI adalah menghasilkan varietas unggul yang lebih tahan terhadap perubahan iklim.

Dalam kesempatan pertemuan Dewan Penasehat IRRI High-Level Symposium on Rice and Food Security in Indonesia: The Global Market, Scientific Research, and Action Programs, Selasa (11/10/2016) lalu di Ritz Carlton Jakarta, Sekretaris Jenderal Hari Priyono mewakili Menteri Pertanian menyampaikan target Indonesia untuk mencapai swasembada beras dan jagung pada 2017.

Di kegiatan yang juga dihadiri oleh 15 orang perwakilan dari negara Amerika Serikat, Tiongkok, India, Thailand, Jepang, Tanzania, Filipina, Australia ini Indonesia menunjuk Prof. Dr. Tahlim Sudaryanto, sebagai perwakilannya.

Sekjen menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya khusus seperti perbaikan infrastruktur, pengadaan saprodi serta penggunaan teknologi tepat guna. Hasilnya, produksi beras pada tahun 2015 naik 6,42% dibandingkan tahun 2014.

Pencapaian ini diapresiasi oleh IRRI terlebih jika melihat tren ke depan. Konsumsi beras semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk sementara ancaman terhadap produksi juga semakin tinggi dengan adanya perubahan iklim.

Tujuan pelaksanaan pertemuan tahunan ini adalah guna menyampaikan capaian kondisi pembangunan pertanian Indonesia.

Sumber : Badan Litbang Pertanian

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi