Perlindungan Tanaman Pangan dari Organisme Pengganggu Tanaman dan Dampak Perubahan Iklim

Faktor iklim mempunyai peran yang sangat penting dalam proses budi daya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Cuaca dan iklim merupakan faktor alam yang bersifat given artinya cuaca dan iklim merupakan fenomena alam yang harus diterima apa adanya, dan manusia tidak mampu menolak atau mengaturnya. Tetapi kita dapat melakukan upaya budi daya pertanian secara bijaksana dengan cara menyesuaikan keadaan iklim setempat.Beberapa usaha adaptasi dan mitigasi yang sudah dilakukan Badan Litbang kaitannya dengan tanaman pangan di antaranya adalah kalender tanam terpadu (yang berisikan rekomendasi jadwal tanam, prediksi serangan hama, ancaman kekeringan serta kebanjiran, rekomendasi varietas, benih dan pemupukan), rumah pangan lestari, varietas padi adaptif terhadap dampak perubahan iklim, pengembangan varietas unggul baru padi toleran salinitas dan kebijakan pengamanan produksi beras menghadapi perubahan iklim.
Upaya-upaya adaptasi yang perlu dilakukan antara lain: 1) mengembangkan teknik budi daya yang sesuai agar tanaman sehat dan tahan OPT, 2) implementasi dan pengembangan kalender tanam, petani dapat memutuskan pola dan waktu tanam sesuai dengan kondisi iklim dan spesifik lokasi, 3) perbaikan dan penyesuaian infrastruktur dan jaringan irigasi, implementasi gerakan hemat air, 4) penggunaan dan pengembangan varietas padi lokal tahan kering, banjir, dan salinitas, 5) mendorong budi daya ramah lingkungan dengan pengendalian OPT secara mekanik, pestisida nabati, dan agens hayati. Mulsa organik, pupuk organik penggunaan pestisida secara bijaksana, dan 6) pemanfaatan rawa lebak.
Upaya-upaya mitigasi yang harus dilakukan: 1) inventarisasi daerah rawan banjir/kering, ketersediaan benih, alsintan, dan saprodi dan lain-lain, 2) penyebaran informasi prakiraan iklim melalui pemda dan instansi terkait, 3) pengawalan dan monitoring yang intensif, 4) meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, 5) menyediakan informasi dan kajian pengembangan teknologi pemanfaatan informasi iklim, pengelolaan resiko iklim, pengaruh DPI terhadap OPT, dan 6) mengembangkan sekolah lapang iklim.
Sumber: Disarikan dari Sinartani No. 3533 Tahun XLIV. Perlindungan Tanaman Pangan dari Organisme Pengganggu Tanaman dan Dampak Perubahan Iklim (I Nyoman Widiarta)

 
(Sumber berita: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan)

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini1372
Hari kemarin2644
Minggu ini6334
Bulan ini39153
Jumlah Pengunjung957146
Online sekarang
31

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Perlindungan Tanaman Pangan dari Organisme Pengganggu Tanaman dan Dampak Perubahan Iklim

Faktor iklim mempunyai peran yang sangat penting dalam proses budi daya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Cuaca dan iklim merupakan faktor alam yang bersifat given artinya cuaca dan iklim merupakan fenomena alam yang harus diterima apa adanya, dan manusia tidak mampu menolak atau mengaturnya. Tetapi kita dapat melakukan upaya budi daya pertanian secara bijaksana dengan cara menyesuaikan keadaan iklim setempat.Beberapa usaha adaptasi dan mitigasi yang sudah dilakukan Badan Litbang kaitannya dengan tanaman pangan di antaranya adalah kalender tanam terpadu (yang berisikan rekomendasi jadwal tanam, prediksi serangan hama, ancaman kekeringan serta kebanjiran, rekomendasi varietas, benih dan pemupukan), rumah pangan lestari, varietas padi adaptif terhadap dampak perubahan iklim, pengembangan varietas unggul baru padi toleran salinitas dan kebijakan pengamanan produksi beras menghadapi perubahan iklim.
Upaya-upaya adaptasi yang perlu dilakukan antara lain: 1) mengembangkan teknik budi daya yang sesuai agar tanaman sehat dan tahan OPT, 2) implementasi dan pengembangan kalender tanam, petani dapat memutuskan pola dan waktu tanam sesuai dengan kondisi iklim dan spesifik lokasi, 3) perbaikan dan penyesuaian infrastruktur dan jaringan irigasi, implementasi gerakan hemat air, 4) penggunaan dan pengembangan varietas padi lokal tahan kering, banjir, dan salinitas, 5) mendorong budi daya ramah lingkungan dengan pengendalian OPT secara mekanik, pestisida nabati, dan agens hayati. Mulsa organik, pupuk organik penggunaan pestisida secara bijaksana, dan 6) pemanfaatan rawa lebak.
Upaya-upaya mitigasi yang harus dilakukan: 1) inventarisasi daerah rawan banjir/kering, ketersediaan benih, alsintan, dan saprodi dan lain-lain, 2) penyebaran informasi prakiraan iklim melalui pemda dan instansi terkait, 3) pengawalan dan monitoring yang intensif, 4) meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, 5) menyediakan informasi dan kajian pengembangan teknologi pemanfaatan informasi iklim, pengelolaan resiko iklim, pengaruh DPI terhadap OPT, dan 6) mengembangkan sekolah lapang iklim.
Sumber: Disarikan dari Sinartani No. 3533 Tahun XLIV. Perlindungan Tanaman Pangan dari Organisme Pengganggu Tanaman dan Dampak Perubahan Iklim (I Nyoman Widiarta)

 
(Sumber berita: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan)

Galeri Video

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi