LANGKAT-SUMUT: Panen Serentak Stok Terjamin

LANGKAT. Kementerian Pertanian telah melaksanakan panen serentak di 7 provinsi yang dipusatkan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan 6 provinsi lainnya yang meliputi Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan (29/2).

Panen serentak di Sumatera Utara dilaksanakan di Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

“Ini merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki stok beras yang terjamin” kata Dr. Ali Jamil yang mewakili Menteri Pertanian disela-sela pidato sambutanya.


Peningkatan produksi beras menjadi salah satu kunci ketahanan pangan produksi yang terintegrasi dari hulu ke hilir ikut menentukan keberhasilan distribusi pangan.

Tahun ini Kementerian Pertanian menargetkan produksi gabah kering giling 76,226 jt ton. Diakhir Februari ini produksi beras ditargetkan mencapai 5 jt ton sedangkan panen raya seluruh wilayah Indonesia diperkirakan terjadi pada bulan Maret dan April dengan target mencapai 14,52 jt ton.

Sumbangan sebesar 76,226 jt ton salah satunya merupakan kontribusi dari Kabupaten Langkat.

Bantuan alat mesin pertanian 14 handtraktor dan 4 rice transplanter, benih Varietas Unggul Baru Inpari dari Kementerian Pertanian diserahkan langsung melalui Bupati Langkat.

Dalam sambutanya Kadis Pertanian Prov. Sumut menyebutkan bahwa mesin pertanian yang diberikan ke Kabupaten Langkat sebanyak 121 unit handtraktor, 33 unit pompa air, 20 unit rice transplanter, 3 unit traktor roda empat. Harga faktual gabah kering panen saat ini di Kabupaten Langkat sebesar Rp. 3.800-Rp. 4.100 /kg dan jika dipanen dengan mesin bisa mencapai harga Rp. 4.600.

Dengan adanya Bulog membeli kepada petani langsung dengan harga pembelian pemerintah, diharapkan disfaritas harga dipetani dengan harga di konsumen tidak terlalu tinggi. Selain itu Bulog juga berperan untuk menjamin stok dipasaran agar tidak anjlok.


Upaya untuk meningkatkan produksi beras tetap berjalan berkelanjutan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja tetapi nantinya bisa eksport beras ke berbagai negara.

Dengan melihat potensi Kabupaten Langkat yang besar luas bakunya namun posisi lahan irigasinya masih relatif sedikit dibanding tadah hujan, untuk itu perlu dipasang pompa air sehingga diharapkan Kabupaten Langkat bisa menjadi daerah total IP 200 atau bahkan IP 300 sehingga target produksi dari Sumatera Utara yang melebihi 4 jt ton bisa mengembalikan Sumatera Utara diperingkat 5 Nasional.

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1
Laporan Tahunan 2014

Booklet, Leaflet, Poster

Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015
Poster Inpari 13
Poster Inpari 10

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia
Teknologi Jarwo Super untuk Kedaulatan Pangan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini688
Hari kemarin839
Minggu ini2997
Bulan ini30069
Jumlah Pengunjung779709
Online sekarang
16

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

LANGKAT-SUMUT: Panen Serentak Stok Terjamin

LANGKAT. Kementerian Pertanian telah melaksanakan panen serentak di 7 provinsi yang dipusatkan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan 6 provinsi lainnya yang meliputi Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan (29/2).

Panen serentak di Sumatera Utara dilaksanakan di Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

“Ini merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki stok beras yang terjamin” kata Dr. Ali Jamil yang mewakili Menteri Pertanian disela-sela pidato sambutanya.


Peningkatan produksi beras menjadi salah satu kunci ketahanan pangan produksi yang terintegrasi dari hulu ke hilir ikut menentukan keberhasilan distribusi pangan.

Tahun ini Kementerian Pertanian menargetkan produksi gabah kering giling 76,226 jt ton. Diakhir Februari ini produksi beras ditargetkan mencapai 5 jt ton sedangkan panen raya seluruh wilayah Indonesia diperkirakan terjadi pada bulan Maret dan April dengan target mencapai 14,52 jt ton.

Sumbangan sebesar 76,226 jt ton salah satunya merupakan kontribusi dari Kabupaten Langkat.

Bantuan alat mesin pertanian 14 handtraktor dan 4 rice transplanter, benih Varietas Unggul Baru Inpari dari Kementerian Pertanian diserahkan langsung melalui Bupati Langkat.

Dalam sambutanya Kadis Pertanian Prov. Sumut menyebutkan bahwa mesin pertanian yang diberikan ke Kabupaten Langkat sebanyak 121 unit handtraktor, 33 unit pompa air, 20 unit rice transplanter, 3 unit traktor roda empat. Harga faktual gabah kering panen saat ini di Kabupaten Langkat sebesar Rp. 3.800-Rp. 4.100 /kg dan jika dipanen dengan mesin bisa mencapai harga Rp. 4.600.

Dengan adanya Bulog membeli kepada petani langsung dengan harga pembelian pemerintah, diharapkan disfaritas harga dipetani dengan harga di konsumen tidak terlalu tinggi. Selain itu Bulog juga berperan untuk menjamin stok dipasaran agar tidak anjlok.


Upaya untuk meningkatkan produksi beras tetap berjalan berkelanjutan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja tetapi nantinya bisa eksport beras ke berbagai negara.

Dengan melihat potensi Kabupaten Langkat yang besar luas bakunya namun posisi lahan irigasinya masih relatif sedikit dibanding tadah hujan, untuk itu perlu dipasang pompa air sehingga diharapkan Kabupaten Langkat bisa menjadi daerah total IP 200 atau bahkan IP 300 sehingga target produksi dari Sumatera Utara yang melebihi 4 jt ton bisa mengembalikan Sumatera Utara diperingkat 5 Nasional.

Berita Terbaru

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Info Teknologi | 21-06-2017 | Hits:230

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Info Teknologi | 20-06-2017 | Hits:252

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Type Ketahanan Tanaman

Info Teknologi | 29-05-2017 | Hits:881

Type Ketahanan Tanaman

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi