Penerapan Alsintan sebagai Upaya Peningkatan Produksi Padi di Deli Serdang

Menteri Pertanian bersama para pejapat Pemda, Poktan dan Petani hari ini Kamis 11/02/16, melakukan “Panen, Olah Tanah dan Tanam Padi menggunakan alat mesin pertanian (Alsintan)  di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan,  Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan mengingat semakin terbatasnya tenaga kerja pertanian di pedesaan akibat  menurunnya minat generasi muda terhadap usaha sektor pertanian sekaligus sebagai upaya peningkatan produksi padi di Indonesia.

Menyikapi kendala tersebut Penerapan Alsintan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk: (i) meningkatkan produktivitas lahan dan tenaga kerja; (ii) mempercepat dan mengefisiensikan proses; serta (iii) menekan biaya produksi (efisiensi). Secara umum teknis budidaya petani di lokasi ini relatif cukup baik dan telah mengacu pada Pengelolaan Tanaman secara Terpadu (PTT) padi. Terbukti produktivitas hasil panen ubinan yang di lakukan di lokasi ini mencapai rata-rata 8,46 ton/ha. Melalui penggunaan Alsintan ke depan, produktivitas rata-rata dan efisiensi input produksi dapat meningkat dan berimplikasi terhadap meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan petani.

Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian dalam upaya meningkatkan produktivitas lahan usahatani padi, sebelumnya telah merekomendasi penerapan sistem tanam jajar legowo, namun demikian secara manual cara tanam ini memerlukan tenaga kerja tambahan terkait populasi tanaman yang bertambah dibanding dengan cara tanam tegel.  Untuk mengatasi hal tersebut Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan mesin penanam bibit padi jajar legowo 2 : 1 yang diberi nama Indo Jarwo Transplanter.

Terdapat tiga Alsintan utama yang telah dikenalkan  di lokasi ini, yaitu traktor roda dua dan empat (mesin olah tanah), Indo Jarwo Transplanter (alat tanam), dan  Combine Harvester (alat penen). Penggunaan traktor sebagai alat olah tanah telah diadopsi dengan baik oleh petani, sedangkan alat tanam Indo Jarwo Transplanter dan alat penen Combine Harvester masih perlu disosialisasikan dan disesuaikan pengunaannya dengan karakteristik lahan yang digunakan. Saat ini Menteri Pertanian sekaligus menunjukkan keunggulan kedua Alsintan tersebut di salah satu areal sawah petani di Deli Serdang yang diharapkan ke depan segera dapat dimanfaatkan oleh petani.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 2
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 1
Prosiding Padi 2017 Buku 1 Bagian 2
Prosiding Padi 2017 Buku 1 Bagian 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Keunggulan Varietas Tarabas
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini557
Hari kemarin2765
Minggu ini11669
Bulan ini53112
Jumlah Pengunjung1219715
Online sekarang
51

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Penerapan Alsintan sebagai Upaya Peningkatan Produksi Padi di Deli Serdang

Menteri Pertanian bersama para pejapat Pemda, Poktan dan Petani hari ini Kamis 11/02/16, melakukan “Panen, Olah Tanah dan Tanam Padi menggunakan alat mesin pertanian (Alsintan)  di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan,  Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan mengingat semakin terbatasnya tenaga kerja pertanian di pedesaan akibat  menurunnya minat generasi muda terhadap usaha sektor pertanian sekaligus sebagai upaya peningkatan produksi padi di Indonesia.

Menyikapi kendala tersebut Penerapan Alsintan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk: (i) meningkatkan produktivitas lahan dan tenaga kerja; (ii) mempercepat dan mengefisiensikan proses; serta (iii) menekan biaya produksi (efisiensi). Secara umum teknis budidaya petani di lokasi ini relatif cukup baik dan telah mengacu pada Pengelolaan Tanaman secara Terpadu (PTT) padi. Terbukti produktivitas hasil panen ubinan yang di lakukan di lokasi ini mencapai rata-rata 8,46 ton/ha. Melalui penggunaan Alsintan ke depan, produktivitas rata-rata dan efisiensi input produksi dapat meningkat dan berimplikasi terhadap meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan petani.

Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian dalam upaya meningkatkan produktivitas lahan usahatani padi, sebelumnya telah merekomendasi penerapan sistem tanam jajar legowo, namun demikian secara manual cara tanam ini memerlukan tenaga kerja tambahan terkait populasi tanaman yang bertambah dibanding dengan cara tanam tegel.  Untuk mengatasi hal tersebut Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan mesin penanam bibit padi jajar legowo 2 : 1 yang diberi nama Indo Jarwo Transplanter.

Terdapat tiga Alsintan utama yang telah dikenalkan  di lokasi ini, yaitu traktor roda dua dan empat (mesin olah tanah), Indo Jarwo Transplanter (alat tanam), dan  Combine Harvester (alat penen). Penggunaan traktor sebagai alat olah tanah telah diadopsi dengan baik oleh petani, sedangkan alat tanam Indo Jarwo Transplanter dan alat penen Combine Harvester masih perlu disosialisasikan dan disesuaikan pengunaannya dengan karakteristik lahan yang digunakan. Saat ini Menteri Pertanian sekaligus menunjukkan keunggulan kedua Alsintan tersebut di salah satu areal sawah petani di Deli Serdang yang diharapkan ke depan segera dapat dimanfaatkan oleh petani.

Berita Terbaru

Dengan Inovasi, Lahan Kering Mampu Berproduksi Tinggi

Info Aktual | 01-02-2018 | Hits:896

Dengan Inovasi, Lahan Kering Mampu Berproduksi Tinggi

Padi Gogo Potensi Hasil Tinggi

Info Teknologi | 18-01-2018 | Hits:1468

Padi Gogo Potensi Hasil Tinggi

Padi  Lahan Kering Dataran Tinggi

Info Teknologi | 11-01-2018 | Hits:1478

Padi Lahan Kering Dataran Tinggi

Panen di Musim Paceklik

Berita Utama | 10-01-2018 | Hits:521

Panen di Musim Paceklik

Luas Panen Padi di Beberapa Wilayah

Berita Utama | 03-01-2018 | Hits:557

Luas Panen Padi di Beberapa Wilayah

Karakteristik Inpara 8 Agritan dan Inpara 9 Agritan

Info Teknologi | 02-01-2018 | Hits:598

Karakteristik Inpara 8 Agritan dan Inpara 9 Agritan

Inpara 8 dan Inpara 9, Dua Varietas Adaptif Rawa

Info Teknologi | 21-12-2017 | Hits:1100

Inpara 8 dan Inpara 9, Dua Varietas Adaptif Rawa

Menteri Pertanian Meluncurkan Varietas Unggul Baru

Info Aktual | 21-12-2017 | Hits:1423

Menteri Pertanian Meluncurkan Varietas Unggul Baru

Budidaya Organik dan Non-Organik Padi Terhadap Mutu

Info Teknologi | 16-12-2017 | Hits:1027

Budidaya Organik dan Non-Organik Padi Terhadap Mutu

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi