BB Padi Raih Pusat Unggulan IPTEK PADI 2015

Inovasi menjadi semakin penting saat ini untuk bisa mendorong kemajuan ekonomi dan daya saing bangsa, dimana lembaga penelitian dan pengembangan menjadi salah satu unsur utama dalam rangka penguatan sistem inovasi nasional. Oleh karenanya, dibutuhkan suatu upaya untuk bisa meningkatkan kapasitas dan kemampuan lembaga penelitian dan pengembangan yang ada di Indonesia agar memiliki sistem kelembagaan yang kuat, sumber daya manusia yang berkualitas, dan bisa menghasilkan hasil-hasil riset yang berkualitas, yang pada ujungnya nanti akan meningkatkan ekonomi dan daya saing bangsa.

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian berhasil meraih Anugerah Pusat Unggulan IPTEK (PUI) dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi 2015, Selasa (15/12/2015).

“lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) yang mendapat Anugerah Penetapan Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2015 diharapkan mendorong lembaga litbang untuk turut berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia”. ujar Menteri Ristek dan Dikti, Muhamad Nasir di  Auditorium BPPT, Gedung II BPPT.

Pengembangan Pusat Ungggulan Iptek (PUI) merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kemenristekdikti untuk menigkatkan kompetensi kelembagaan dari lembaga penelitian dan pengembangan, sehingga lemlitbang mampu menghasilkan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas adopsi pengguna teknologi dengan menjunjung tinggi kejujuran dan integritas sesuai dengan etika penelitian. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kelembagaan lemlitbang dari empat sisi yaitu; (1) Kemampuan lembaga litbang untuk menyerap informasi dan teknologi (sourcingcapacity), (2) Kemampuan lembaga litbang untuk melakukan kegiatan riset (R&D Capacity),  (3) Kemampuan lembaga litbang untuk mendiseminasikan hasil-hasil riset (disseminating capacity), dan (4) Kemampuan lembaga litbang untuk mengembangkan kegiatan litbang berbasis pada potensi sumber daya lokal (local resources utilization capacity).

Dalam pengukuran capaian kinerja PUI, Kemenristek dikti telah melaksanakan serangkaian instrumen berupa supervisi dan Monitoring evaluasi. Instrumen tersebut dimaksudkan mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kontinuitas lembaga PUI. Kemenristek dikti bedasarkan kriteria yang telah ada, selanjutnya menetapkan lembaga litbang sebagai PUI Tahun 2015 dan lembaga litbang yang dibina sebagai PUI Tahun 2016-2019.

Kepala BB Padi, Dr. Ali Jamil, bersyukur atas penganugerahan ini yang sekaligus juga bermakna tantangan. “Ke depan BB Padi mempunyai tantangan yang lebih besar dan wajib memberikan layanan lebih baik lagi dalam riset dan teknologi yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015
Poster Inpari 13
Poster Inpari 10

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini76
Hari kemarin1058
Minggu ini7358
Bulan ini26959
Jumlah Pengunjung850857
Online sekarang
25

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

BB Padi Raih Pusat Unggulan IPTEK PADI 2015

Inovasi menjadi semakin penting saat ini untuk bisa mendorong kemajuan ekonomi dan daya saing bangsa, dimana lembaga penelitian dan pengembangan menjadi salah satu unsur utama dalam rangka penguatan sistem inovasi nasional. Oleh karenanya, dibutuhkan suatu upaya untuk bisa meningkatkan kapasitas dan kemampuan lembaga penelitian dan pengembangan yang ada di Indonesia agar memiliki sistem kelembagaan yang kuat, sumber daya manusia yang berkualitas, dan bisa menghasilkan hasil-hasil riset yang berkualitas, yang pada ujungnya nanti akan meningkatkan ekonomi dan daya saing bangsa.

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian berhasil meraih Anugerah Pusat Unggulan IPTEK (PUI) dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi 2015, Selasa (15/12/2015).

“lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) yang mendapat Anugerah Penetapan Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2015 diharapkan mendorong lembaga litbang untuk turut berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia”. ujar Menteri Ristek dan Dikti, Muhamad Nasir di  Auditorium BPPT, Gedung II BPPT.

Pengembangan Pusat Ungggulan Iptek (PUI) merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kemenristekdikti untuk menigkatkan kompetensi kelembagaan dari lembaga penelitian dan pengembangan, sehingga lemlitbang mampu menghasilkan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas adopsi pengguna teknologi dengan menjunjung tinggi kejujuran dan integritas sesuai dengan etika penelitian. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kelembagaan lemlitbang dari empat sisi yaitu; (1) Kemampuan lembaga litbang untuk menyerap informasi dan teknologi (sourcingcapacity), (2) Kemampuan lembaga litbang untuk melakukan kegiatan riset (R&D Capacity),  (3) Kemampuan lembaga litbang untuk mendiseminasikan hasil-hasil riset (disseminating capacity), dan (4) Kemampuan lembaga litbang untuk mengembangkan kegiatan litbang berbasis pada potensi sumber daya lokal (local resources utilization capacity).

Dalam pengukuran capaian kinerja PUI, Kemenristek dikti telah melaksanakan serangkaian instrumen berupa supervisi dan Monitoring evaluasi. Instrumen tersebut dimaksudkan mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kontinuitas lembaga PUI. Kemenristek dikti bedasarkan kriteria yang telah ada, selanjutnya menetapkan lembaga litbang sebagai PUI Tahun 2015 dan lembaga litbang yang dibina sebagai PUI Tahun 2016-2019.

Kepala BB Padi, Dr. Ali Jamil, bersyukur atas penganugerahan ini yang sekaligus juga bermakna tantangan. “Ke depan BB Padi mempunyai tantangan yang lebih besar dan wajib memberikan layanan lebih baik lagi dalam riset dan teknologi yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Berita Terbaru

Pemerintah Berhak Tertibkan Harga Beras

Berita Utama | 11-08-2017 | Hits:179

Pemerintah Berhak Tertibkan Harga Beras

Pemahaman Penyakit Padi yang Disebabkan oleh Virus

Info Teknologi | 01-08-2017 | Hits:1044

Pemahaman Penyakit Padi yang Disebabkan oleh Virus

Kenali Karakter Beras Premium dan Medium

Info Aktual | 31-07-2017 | Hits:471

Kenali Karakter Beras Premium dan Medium

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi