TNI AD – Balitbangtan, Kerjasama untuk Hasilkan VU Padi Nasional

 

JAKARTA – Dalam periode 2000-2015, Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah melepas 77 varietas unggul padi yang 58 varietas padi sawah diantaranya untuk lahan sawah irigasi (INPARI), 10 varietas padi gogo (INPAGO), dan 9 varietas unggul padi rawa/lebak (INPARA).

Penggunaan VUB oleh petani telah mencapai 90% di berbagai sentra produksi padi, dan 40% didominasi oleh varietas Ciherang. Berdasarkan rata-rata produksi padi nasional sebesar 5,15 t/ha, capaian tersebut masih relatif rendah dibanding rata-rata potensi hasilnya yang sebagian besar berkisar di atas  7,0-11,0  t/ha.

Varietas unggul (VU) padi terbukti berkontribusi besar terhadap peningkatan produksi, produktivitas dan pendapatan petani. Peran VU dalam peningkatan produksi dan produktivitas adalah melalui  pencapaian potensi dan kualitas hasil yang tinggi  serta  melalui keunggulan adaptasi atau toleran terhadap faktor pembatas biotik dan abiotik.

Upaya pengembangan VU padi berpotensi hasil tinggi terus dilakukan oleh berbagai lembaga riset, perguruan tinggi, swasta dan baru-baru ini juga oleh TNI AD.

TNI AD telah mendapat satu galur harapan padi Kartika 1-82 yang dalam tahap pengujian di lapangan menunjukkan potensi hasil tinggi di beberapa lokasi di Sumatera Barat. Namun demikian, galur harapan Kartika 1-82 memerlukan proses lanjutan sehingga nantinya dapat dilepas sebagai varietas nasional. Untuk itu, dipandang perlu adanya kerjasama tersebut.

Balitbangtan akan bekerjasama dengan TNI Angkatan Darat untuk pelaksanaan uji multi lokasi galur harapan, pendampingan persiapan dan usulan pelepasan varietas, dan pendampingan penerapan rekomendasi teknologi spesifik lokasi dalam pengembangannya setelah dilepas menjadi varietas.

Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir mengatakan bahwa kerjasama ini dapat dilaksanakan pada tahun 2016 dengan pengujian di 20 lokasi. Sehingga dapat diteruskan dalam rangka penyebaran varietas tersebut untuk pembangunan pertanian di masa yang akan datang.

 

Sumber: Badan Litbang Pertanian

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1
Laporan Tahunan 2014

Booklet, Leaflet, Poster

Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015
Poster Inpari 13
Poster Inpari 10

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia
Teknologi Jarwo Super untuk Kedaulatan Pangan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini688
Hari kemarin839
Minggu ini2997
Bulan ini30069
Jumlah Pengunjung779709
Online sekarang
16

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

TNI AD – Balitbangtan, Kerjasama untuk Hasilkan VU Padi Nasional

 

JAKARTA – Dalam periode 2000-2015, Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah melepas 77 varietas unggul padi yang 58 varietas padi sawah diantaranya untuk lahan sawah irigasi (INPARI), 10 varietas padi gogo (INPAGO), dan 9 varietas unggul padi rawa/lebak (INPARA).

Penggunaan VUB oleh petani telah mencapai 90% di berbagai sentra produksi padi, dan 40% didominasi oleh varietas Ciherang. Berdasarkan rata-rata produksi padi nasional sebesar 5,15 t/ha, capaian tersebut masih relatif rendah dibanding rata-rata potensi hasilnya yang sebagian besar berkisar di atas  7,0-11,0  t/ha.

Varietas unggul (VU) padi terbukti berkontribusi besar terhadap peningkatan produksi, produktivitas dan pendapatan petani. Peran VU dalam peningkatan produksi dan produktivitas adalah melalui  pencapaian potensi dan kualitas hasil yang tinggi  serta  melalui keunggulan adaptasi atau toleran terhadap faktor pembatas biotik dan abiotik.

Upaya pengembangan VU padi berpotensi hasil tinggi terus dilakukan oleh berbagai lembaga riset, perguruan tinggi, swasta dan baru-baru ini juga oleh TNI AD.

TNI AD telah mendapat satu galur harapan padi Kartika 1-82 yang dalam tahap pengujian di lapangan menunjukkan potensi hasil tinggi di beberapa lokasi di Sumatera Barat. Namun demikian, galur harapan Kartika 1-82 memerlukan proses lanjutan sehingga nantinya dapat dilepas sebagai varietas nasional. Untuk itu, dipandang perlu adanya kerjasama tersebut.

Balitbangtan akan bekerjasama dengan TNI Angkatan Darat untuk pelaksanaan uji multi lokasi galur harapan, pendampingan persiapan dan usulan pelepasan varietas, dan pendampingan penerapan rekomendasi teknologi spesifik lokasi dalam pengembangannya setelah dilepas menjadi varietas.

Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir mengatakan bahwa kerjasama ini dapat dilaksanakan pada tahun 2016 dengan pengujian di 20 lokasi. Sehingga dapat diteruskan dalam rangka penyebaran varietas tersebut untuk pembangunan pertanian di masa yang akan datang.

 

Sumber: Badan Litbang Pertanian

Berita Terbaru

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Info Teknologi | 21-06-2017 | Hits:230

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Info Teknologi | 20-06-2017 | Hits:252

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Type Ketahanan Tanaman

Info Teknologi | 29-05-2017 | Hits:881

Type Ketahanan Tanaman

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi