Perpustakaan Salah Satu Pilar Teknologi Pertanian

BOGOR – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sebagai pencipta inovasi teknologi pertanian harus mempunyai dasar scientific yang kuat. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan yang begitu cepat, peneliti harus didukung oleh informasi yang kuat dan diharapkan mampu menajamkan pendalaman ilmu pengetahuan.

Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir mengungkapkan hal tersebut sebagai pentingnya perpustakaan dalam kegiatan Apresiasi dan Sosialisasi Peraturan Kepustakawanan Dalam Rangka Pengelolaan Jabatan Fungsional Pustakawan serta Workshop Open Journal System di Bogor, Rabu (11/11/2015).

Kepala Badan mengatakan bahwa perpustakaan di Balitbangtan harus berubah dari pendekatan konvensional menuju modern sesuai dengan perkembangan jaman. “Dengan kondisi saat ini dimana waktu yang terbatas, dan dunia elektronik sudah begitu canggih, maka perpustakaan harus juga berbasis elektronik,” ujar Kepala Badan.

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) Balitbangtan juga disebut sebagai perpustakaan dengan basis pertanian terbesar di Indonesia, sehingga PUSTAKA diharapkan dapat lebih berimprovisasi dalam pengembangan perpustakaan sekaligus dapat mendiseminasikan hasil inovasi teknologi Balitbangtan.

Kepala Badan juga mengingatkan bahwa selain perpustakaan sebagai salah satu pilar penopang teknologi pertanian, juga agar PUSTAKA dapat lebih meningkatkan fungsinya sebagai penyebar teknologi pertanian. “Perpustakaan adalah supporting system, tetapi yang utama adalah penyebaran teknologi pertanian,” tambah Kepala Badan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan juga menyampaikan pentingnya e-journal, bahwa ke depan semua jurnal Balitbangtan harus berbasis elektronik, dimana saat ini dari 25 jurnal baru sembilan yang memenuhi syarat untuk menjadi jurnal elektronik.

“Melalui workshop ini diharapkan dapat mendorong supaya semua jurnal Balitbangtan dapat memenuhi syarat untuk menjadi e-journal,” tutup Kepala Badan.

Sumber : Badan Litbang Pertanian

 

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini166
Hari kemarin2459
Minggu ini7587
Bulan ini40406
Jumlah Pengunjung958399
Online sekarang
15

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Perpustakaan Salah Satu Pilar Teknologi Pertanian

BOGOR – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sebagai pencipta inovasi teknologi pertanian harus mempunyai dasar scientific yang kuat. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan yang begitu cepat, peneliti harus didukung oleh informasi yang kuat dan diharapkan mampu menajamkan pendalaman ilmu pengetahuan.

Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir mengungkapkan hal tersebut sebagai pentingnya perpustakaan dalam kegiatan Apresiasi dan Sosialisasi Peraturan Kepustakawanan Dalam Rangka Pengelolaan Jabatan Fungsional Pustakawan serta Workshop Open Journal System di Bogor, Rabu (11/11/2015).

Kepala Badan mengatakan bahwa perpustakaan di Balitbangtan harus berubah dari pendekatan konvensional menuju modern sesuai dengan perkembangan jaman. “Dengan kondisi saat ini dimana waktu yang terbatas, dan dunia elektronik sudah begitu canggih, maka perpustakaan harus juga berbasis elektronik,” ujar Kepala Badan.

Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) Balitbangtan juga disebut sebagai perpustakaan dengan basis pertanian terbesar di Indonesia, sehingga PUSTAKA diharapkan dapat lebih berimprovisasi dalam pengembangan perpustakaan sekaligus dapat mendiseminasikan hasil inovasi teknologi Balitbangtan.

Kepala Badan juga mengingatkan bahwa selain perpustakaan sebagai salah satu pilar penopang teknologi pertanian, juga agar PUSTAKA dapat lebih meningkatkan fungsinya sebagai penyebar teknologi pertanian. “Perpustakaan adalah supporting system, tetapi yang utama adalah penyebaran teknologi pertanian,” tambah Kepala Badan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan juga menyampaikan pentingnya e-journal, bahwa ke depan semua jurnal Balitbangtan harus berbasis elektronik, dimana saat ini dari 25 jurnal baru sembilan yang memenuhi syarat untuk menjadi jurnal elektronik.

“Melalui workshop ini diharapkan dapat mendorong supaya semua jurnal Balitbangtan dapat memenuhi syarat untuk menjadi e-journal,” tutup Kepala Badan.

Sumber : Badan Litbang Pertanian

 

Galeri Video

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi