Hari Pangan Sedunia ke-35 Menampilkan Varietas Unggul Baru Padi Inpago dan Inpara

PALEMBANG - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) turut memeriahkan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-35 di Jakabaring Sport City dengan menampilkan hasil inovasi teknologi pertanian seluas 1,5 hektar pada lokasi Gelar Teknologi (Geltek) dan pameran hasil inovasi Pertanian. Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, beserta rombongan meninjau Gelar Teknologi (Geltek) dan meninjau stand pameran produk Balitbangtan.

Dalam tinjauan tersebut, Wapres mengungkapkan bahwa teknologi di bidang pertanian harus menjadi pendorong produksi pangan.

"Produksi hanya bisa meningkat dengan teknologi karena luas lahan ada batasnya karena itulah teknologi ini penting," ungkap Wapres.

Geltek yang mengusung tema Inovasi Tekologi Tanaman Pangan pendukung Pertanian Tangguh ini ditata dengan mengelompokkan menjadi lima kluster yakni teknologi unggulan tanaman pangan, tanaman perkebunan, peternakan, tanaman hortikultura serta pangan fungsional lainnya dari serealia dan aneka umbi.

Pada kluster tanaman pangan menampilkan Varietas Unggul Baru (VUB) padi, jagung, serta kedelai. Untuk tanaman padi ditampilkan beberapa VUB kategori amfibi yang toleran kekeringan seperti varietas Situ Bagendit, Inpago 4, Inpago 8 dan tanaman padi untuk lahan rawa atau tahan genangan yaitu Inpara 6 yang memiliki keunggulan tahan penyakit blas serta toleran terhadap keracunan Fe. Seluruh VUB padi ditanam dengan sistem tanam jajar legowo 2:1. Pada kluster ini didukung pula dengan teknologi budidaya serta alat mesin pertanian seperti alat tanam dengan indo jarwo transplanter, pencacah limbah jagung untuk pakan ternak, dan lainnya.

Geltek bertujuan untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian/pengkajian bidang pertanian, kelautan dan perikanan secara langsung kepada pengguna dan masyarakat agar dapat mengaplikasikan inovasi tekologi dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan percepatan perbaikan gizi masyarakat. Di kluster ke lima, terdapat Saung Agroinovasi. Pada saung tersebut pengunjung dapat berkonsultasi karena ada klinik agribisnis, serta bisa mendapatkan pelatihan dan demo teknologi.

Gelar teknologi di HPS ke-35 ini dikemas menjadi miniatur percontohan teknologi untuk mendukung swasembada pangan, dan diharapkan dapat dikelola secara keberlanjutannya sebagai studio alam dan agro wisata oleh pengelola stadiun Jakabaring dan Pemda Provinsi Sumatera Selatan.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini182
Hari kemarin2156
Minggu ini6993
Bulan ini23618
Jumlah Pengunjung1071965
Online sekarang
20

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Hari Pangan Sedunia ke-35 Menampilkan Varietas Unggul Baru Padi Inpago dan Inpara

PALEMBANG - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) turut memeriahkan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-35 di Jakabaring Sport City dengan menampilkan hasil inovasi teknologi pertanian seluas 1,5 hektar pada lokasi Gelar Teknologi (Geltek) dan pameran hasil inovasi Pertanian. Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, beserta rombongan meninjau Gelar Teknologi (Geltek) dan meninjau stand pameran produk Balitbangtan.

Dalam tinjauan tersebut, Wapres mengungkapkan bahwa teknologi di bidang pertanian harus menjadi pendorong produksi pangan.

"Produksi hanya bisa meningkat dengan teknologi karena luas lahan ada batasnya karena itulah teknologi ini penting," ungkap Wapres.

Geltek yang mengusung tema Inovasi Tekologi Tanaman Pangan pendukung Pertanian Tangguh ini ditata dengan mengelompokkan menjadi lima kluster yakni teknologi unggulan tanaman pangan, tanaman perkebunan, peternakan, tanaman hortikultura serta pangan fungsional lainnya dari serealia dan aneka umbi.

Pada kluster tanaman pangan menampilkan Varietas Unggul Baru (VUB) padi, jagung, serta kedelai. Untuk tanaman padi ditampilkan beberapa VUB kategori amfibi yang toleran kekeringan seperti varietas Situ Bagendit, Inpago 4, Inpago 8 dan tanaman padi untuk lahan rawa atau tahan genangan yaitu Inpara 6 yang memiliki keunggulan tahan penyakit blas serta toleran terhadap keracunan Fe. Seluruh VUB padi ditanam dengan sistem tanam jajar legowo 2:1. Pada kluster ini didukung pula dengan teknologi budidaya serta alat mesin pertanian seperti alat tanam dengan indo jarwo transplanter, pencacah limbah jagung untuk pakan ternak, dan lainnya.

Geltek bertujuan untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian/pengkajian bidang pertanian, kelautan dan perikanan secara langsung kepada pengguna dan masyarakat agar dapat mengaplikasikan inovasi tekologi dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan percepatan perbaikan gizi masyarakat. Di kluster ke lima, terdapat Saung Agroinovasi. Pada saung tersebut pengunjung dapat berkonsultasi karena ada klinik agribisnis, serta bisa mendapatkan pelatihan dan demo teknologi.

Gelar teknologi di HPS ke-35 ini dikemas menjadi miniatur percontohan teknologi untuk mendukung swasembada pangan, dan diharapkan dapat dikelola secara keberlanjutannya sebagai studio alam dan agro wisata oleh pengelola stadiun Jakabaring dan Pemda Provinsi Sumatera Selatan.

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi