Presiden RI Joko Widodo: "Saya Kesini Bukan untuk Panen tapi untuk Memastikan Produksi"

 

SOLO -Setelah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bersama tim dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) dan BPTP Jateng melakukan monitoring dan verifikasi hasil panen ubinan dan riil pada demfarm Three in One di Desa Sonorejo, Kec.Sukoharjo, Solo, akhir bulan September lalu (26/09/), akhirnya berlanjut panen demfarm padi model budidaya Three in One yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo pada hari Minggu (3/10/).

Kehadiran Presiden di lokasi demfarm ini untuk memastikan bahwa produksinya ada peningkatan. Joko Widodo bersama Menteri Pertanian turun langsung ke pertanaman padi varietas Inpari Sidenuk dan varietas Way Apo Buru. Dalam sambutanya yang berlangsung singkat Jokowi mengatakan bahwa "Saya tegaskan, saya kesini bukan untuk panen raya. Yang panen itu ya petaninya, bukan saya. Tapi saya memastikan produksi meningkat karena varietasnya dan yang satunya karena pemakaian antara lain mikrobia dalam aplikasi Beka dan Pomi," ujar Jokowi saat meninjau pertanaman padi. Metode 3 in1 merupakan perpaduan BeKa (Dekomposer), Hazton, dan Pomi.

Teknologi Hazton adalah metode tanam padi dengan bibit padat (20-30) bibit per lubang tanam. Metode Hazton yang menggunakan benih tua yang berumur 25-35 hari, dengan penanaman 20-30 rumpun per lubang tanam dan Pomi yang merupakan perlakuan pupuk hayati yang dilakukan oleh PT Indo Acidatama Tbk. Kunjungan kerja Jokowi ke Karawang dilakukan pada Minggu (27/9) lalu. Saat itu dia melihat hasil dari varietas padi jenis baru. Jokowi kemudian mengatakan dirinya meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk mengembangkan lagi pola penanaman dengan pupuk mikrobia BeKa dan Pomi serta varietas IPB. Menurut Jokowi tak perlu banyak-banyak dahulu, tetapi menunjukkan peningkatan signifikan. "Mungkin tak usah jutaan (ton) dulu lah, seratus ribu (ton) tapi benar kelihatan baru juta-juta. Kita enggak juga ingin tergesa-gesa, tapi memastikan produksi meningkat. (Harna/PS/SM)

 

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini1030
Hari kemarin2031
Minggu ini6632
Bulan ini34652
Jumlah Pengunjung858550
Online sekarang
33

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Presiden RI Joko Widodo: "Saya Kesini Bukan untuk Panen tapi untuk Memastikan Produksi"

 

SOLO -Setelah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bersama tim dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) dan BPTP Jateng melakukan monitoring dan verifikasi hasil panen ubinan dan riil pada demfarm Three in One di Desa Sonorejo, Kec.Sukoharjo, Solo, akhir bulan September lalu (26/09/), akhirnya berlanjut panen demfarm padi model budidaya Three in One yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo pada hari Minggu (3/10/).

Kehadiran Presiden di lokasi demfarm ini untuk memastikan bahwa produksinya ada peningkatan. Joko Widodo bersama Menteri Pertanian turun langsung ke pertanaman padi varietas Inpari Sidenuk dan varietas Way Apo Buru. Dalam sambutanya yang berlangsung singkat Jokowi mengatakan bahwa "Saya tegaskan, saya kesini bukan untuk panen raya. Yang panen itu ya petaninya, bukan saya. Tapi saya memastikan produksi meningkat karena varietasnya dan yang satunya karena pemakaian antara lain mikrobia dalam aplikasi Beka dan Pomi," ujar Jokowi saat meninjau pertanaman padi. Metode 3 in1 merupakan perpaduan BeKa (Dekomposer), Hazton, dan Pomi.

Teknologi Hazton adalah metode tanam padi dengan bibit padat (20-30) bibit per lubang tanam. Metode Hazton yang menggunakan benih tua yang berumur 25-35 hari, dengan penanaman 20-30 rumpun per lubang tanam dan Pomi yang merupakan perlakuan pupuk hayati yang dilakukan oleh PT Indo Acidatama Tbk. Kunjungan kerja Jokowi ke Karawang dilakukan pada Minggu (27/9) lalu. Saat itu dia melihat hasil dari varietas padi jenis baru. Jokowi kemudian mengatakan dirinya meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk mengembangkan lagi pola penanaman dengan pupuk mikrobia BeKa dan Pomi serta varietas IPB. Menurut Jokowi tak perlu banyak-banyak dahulu, tetapi menunjukkan peningkatan signifikan. "Mungkin tak usah jutaan (ton) dulu lah, seratus ribu (ton) tapi benar kelihatan baru juta-juta. Kita enggak juga ingin tergesa-gesa, tapi memastikan produksi meningkat. (Harna/PS/SM)

 

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi