Dukungan Ikhlas TNI Untuk Segera Mewujudkan Swasembada Pangan

Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen. TNI Dedi Kusnedi Thamim  didampingi Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Dr. Ali Jamil,   secara resmi membuka Pelatihan Kader Pertanian bagi  Danramil dan Babinsa di Auditorium Agroinovasi, BB Padi (Rabu, 14/01/2014). Pelatihan ini sebagai wujud mensukseskan program pemerintah dalam rangka mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu  kurang  dari  tiga tahun.  Pelatihan diikuti  397 peserta prajurit TNI Danrem Jajaran Kodam III/Siliwangi Jawa Barat dan Banten.  Hadir dalam acara pelatihan ini antara lain:  perwakilan dari Kementan Pertanian Ir. Riyani,  Dr. Maman (Akabi), Prof. Dr. Zulkifli  (Representatif IRRI), para pejabat lingkup Pemerintah Daerah Kab. Subang serta para peneliti BB Padi.

Prakarsa kegiatan pelatihan  ini memiliki arti penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi para Danramil dan Babinsa dalam menjalankan tugas pokok, serta sebagai tambahan  keterampilan  untuk bersosialisasi di masyarakat. Pelatihan kader pertanian bagi Danramil dan Babinsa ini dimaksudkan pula  untuk berkontribusi dalam mendukung keberhasilan tugas mengolah dan mendayagunakan lahan pertanian khususnya dalam program ketahanan. Panglima berharap, TNI bisa menjadi pendamping para pertani sesuai dengan wilayah tugas masing-masing  sekaligus  menjadi penyuluh  pertanian untuk komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai.   Melalui peran serta TNI dalam program ini  diharapkan pula dapat  memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian ketahanan pangan nasional, dan secara khusus meningkatkan produksi dan surplus 2 juta ton untuk Jawa Barat bisa tercapai.

Pangdam III/Siliwangi  secara garis komando memerintahkan para Danrem, Dandim, Danramil,  dengan Babinsa untuk bisa mensukseskan swasembada pangan yang sudah direncanakan pemerintah,  sekaligus mengajak agar bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan  dan pemahaman masalah pertanian sebagai bekal dalam melakukan penyuluhan/pendampingan petrani di lapang.  Harapan Panglima Kodam III/Siliwangi “Produksi padi di propinsi JawaBarat dan Banten bisa meningkat dan swasembada pangan bisa terwujud  dalam kurun waktu tiga  tahun”.

Kepala BB Padi Dr. Ali Jamil  dalam sambutanya menjelaskan  bahwa pelatihan pertanian bagi TNI sangat penting sebagai   bekal pendampingan/penyuluhan kepada petani dalam percepatan pencapaian swasembada pangan”. Swasembada pangan (padi, Jagung, Kedelai) ditargetkan oleh pemerintah   hingga tiga  tahun ke depan. Dijelaskannya bahwa upaya ini perlu dilakukan dengan serius, mengingat besarnya tantangan yang harus dihadapi kedepan, seperti: penduduk yang terus bertambah, alih fungsi lahan, perubahan iklim, dan lain-lain.    Dalam penjelasannya Dr. Ali Jamil menyebutkan bahwa ada empat factor pengungkit peningktan produksi, yaitu: pupuk, irigasi, benih dan alsintan. Melalui empat faktor pengungkit tersebut diharapkan kesenjangan hasil di tingkat penelitian/pengkajian dengan di tingkat petani bisa diperkecil dan produksi nasional bisa meningkat.  Disebutkan pula bahwa pelatihan ini merupakan salah satu  realisasi dari arahan Presiden RI saat kunjungan kerjanya ke BB Padi beberapa waktu yang lalu. Saat  kunjungan kerjanya Presiden RI mengharapkan bahwa  “Hasil di petani harus tidak jauh beda dengan yang di Balai  Penelitian ini” . Terkait dengan hal tersebut maka tepat sekali apabila TNI turut serta melakukan pendampingan kepada petani dalam menerapkan inovasi dan teknologi baru khususnya padi dalam upaya peningkatan produksi dan pendapatan petani.  Dalam bagian akhir sambutannya Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi berharap  semoga “Dukungan yang ikhlas dari  jajaran TNI   dapat memeprcepat pencapaian dan terwujudnya swasembada pangan di negara Indonesia”.

 

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015
Poster Inpari 13
Poster Inpari 10

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini76
Hari kemarin1058
Minggu ini7358
Bulan ini26959
Jumlah Pengunjung850857
Online sekarang
26

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Dukungan Ikhlas TNI Untuk Segera Mewujudkan Swasembada Pangan

Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen. TNI Dedi Kusnedi Thamim  didampingi Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Dr. Ali Jamil,   secara resmi membuka Pelatihan Kader Pertanian bagi  Danramil dan Babinsa di Auditorium Agroinovasi, BB Padi (Rabu, 14/01/2014). Pelatihan ini sebagai wujud mensukseskan program pemerintah dalam rangka mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu  kurang  dari  tiga tahun.  Pelatihan diikuti  397 peserta prajurit TNI Danrem Jajaran Kodam III/Siliwangi Jawa Barat dan Banten.  Hadir dalam acara pelatihan ini antara lain:  perwakilan dari Kementan Pertanian Ir. Riyani,  Dr. Maman (Akabi), Prof. Dr. Zulkifli  (Representatif IRRI), para pejabat lingkup Pemerintah Daerah Kab. Subang serta para peneliti BB Padi.

Prakarsa kegiatan pelatihan  ini memiliki arti penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi para Danramil dan Babinsa dalam menjalankan tugas pokok, serta sebagai tambahan  keterampilan  untuk bersosialisasi di masyarakat. Pelatihan kader pertanian bagi Danramil dan Babinsa ini dimaksudkan pula  untuk berkontribusi dalam mendukung keberhasilan tugas mengolah dan mendayagunakan lahan pertanian khususnya dalam program ketahanan. Panglima berharap, TNI bisa menjadi pendamping para pertani sesuai dengan wilayah tugas masing-masing  sekaligus  menjadi penyuluh  pertanian untuk komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai.   Melalui peran serta TNI dalam program ini  diharapkan pula dapat  memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian ketahanan pangan nasional, dan secara khusus meningkatkan produksi dan surplus 2 juta ton untuk Jawa Barat bisa tercapai.

Pangdam III/Siliwangi  secara garis komando memerintahkan para Danrem, Dandim, Danramil,  dengan Babinsa untuk bisa mensukseskan swasembada pangan yang sudah direncanakan pemerintah,  sekaligus mengajak agar bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan  dan pemahaman masalah pertanian sebagai bekal dalam melakukan penyuluhan/pendampingan petrani di lapang.  Harapan Panglima Kodam III/Siliwangi “Produksi padi di propinsi JawaBarat dan Banten bisa meningkat dan swasembada pangan bisa terwujud  dalam kurun waktu tiga  tahun”.

Kepala BB Padi Dr. Ali Jamil  dalam sambutanya menjelaskan  bahwa pelatihan pertanian bagi TNI sangat penting sebagai   bekal pendampingan/penyuluhan kepada petani dalam percepatan pencapaian swasembada pangan”. Swasembada pangan (padi, Jagung, Kedelai) ditargetkan oleh pemerintah   hingga tiga  tahun ke depan. Dijelaskannya bahwa upaya ini perlu dilakukan dengan serius, mengingat besarnya tantangan yang harus dihadapi kedepan, seperti: penduduk yang terus bertambah, alih fungsi lahan, perubahan iklim, dan lain-lain.    Dalam penjelasannya Dr. Ali Jamil menyebutkan bahwa ada empat factor pengungkit peningktan produksi, yaitu: pupuk, irigasi, benih dan alsintan. Melalui empat faktor pengungkit tersebut diharapkan kesenjangan hasil di tingkat penelitian/pengkajian dengan di tingkat petani bisa diperkecil dan produksi nasional bisa meningkat.  Disebutkan pula bahwa pelatihan ini merupakan salah satu  realisasi dari arahan Presiden RI saat kunjungan kerjanya ke BB Padi beberapa waktu yang lalu. Saat  kunjungan kerjanya Presiden RI mengharapkan bahwa  “Hasil di petani harus tidak jauh beda dengan yang di Balai  Penelitian ini” . Terkait dengan hal tersebut maka tepat sekali apabila TNI turut serta melakukan pendampingan kepada petani dalam menerapkan inovasi dan teknologi baru khususnya padi dalam upaya peningkatan produksi dan pendapatan petani.  Dalam bagian akhir sambutannya Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi berharap  semoga “Dukungan yang ikhlas dari  jajaran TNI   dapat memeprcepat pencapaian dan terwujudnya swasembada pangan di negara Indonesia”.

 

Berita Terbaru

Pemerintah Berhak Tertibkan Harga Beras

Berita Utama | 11-08-2017 | Hits:179

Pemerintah Berhak Tertibkan Harga Beras

Pemahaman Penyakit Padi yang Disebabkan oleh Virus

Info Teknologi | 01-08-2017 | Hits:1044

Pemahaman Penyakit Padi yang Disebabkan oleh Virus

Kenali Karakter Beras Premium dan Medium

Info Aktual | 31-07-2017 | Hits:471

Kenali Karakter Beras Premium dan Medium

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi