Video

Video (33)

Jumat, 07 Juli 2017 10:32

Jarwo Milenium

Ditulis oleh

 

 

Minggu, 25 Juni 2017 00:32

Selamat Idul Fitri 1438 H

Ditulis oleh

 

Pimpinan berserta staf Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPADI) mengucapkan selamat Idul Fitri 1438 H. Mohon maaf lahir dan batin.

Semoga Allah menjadikan kita semua orang yang kembali (pada fitrah) dan juga orang yang menang (Menundukkan hawa nafsu).

Semoga Allah menerima semua amal kami dan anda semua.

 

Jumat, 04 November 2016 15:00

Hari Pangan Seduania (HPS) Boyolali 2016

Ditulis oleh

 

Talkshow live acara Bincang Kita di Kompas TV pada hari Selasa, 18 April 2017 pukul 09.30-10.00 WIB dengan "Topik Diversifikasi Pangan Mendukung Kedaulatan Pangan Berkelanjutan".

Narasumber Wakil Komisi IV DPR RI Bapak Dr. HE. Herman Khoeron, MS dan Dr. Muhammad Syakir, Kepala Balitbangtan.

Dalam upaya mencapai swasembada pangan  dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Deli Serdang telah dilaksanakan gerakan percepatan tanam Padi Jagung Kedelai (PJK). Pelaksanaan gerakan percepatan PJK di dua Kabupaten tersebut berlangsung selama 3 hari (23-25/07/2016) dan dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan seluruh jajaran Pemprov Sumatera Utara.

Saat ini Provinsi Sumatera Selatan Provinsi memiliki total luas baku sawah 452.295 ha dari luas lahan tersebut, kebutuhan benih padi sebesar 20,768 ton dari berbagai kelas benih FS, SS, dan ES.  Pemenuhan kebutuhan benih selama tahun 2016 terealisasi 4,024 ton untuk ditanam di areal seluas 156,959 ha. Selisih kebutuhan benih sebesar 16.744 ton atau 80,79% dipenuhi secara mandiri oleh petani melalui jalinan arus benih antar lapang  dan antar musim (Jabalsim).

Senin 18 April 2016, Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian kembali menggelar Press Conference di kantor Pusat Jakarta. Acara tersebut di hadiri puluhan wartawan baik cetak maupun elektronik. Acara di buka oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Dr. Muhammad Syakir di dampingi Plt. Sekretaris Badan Dr. Ir. Prama Yufdy serta Kepala Balai Besar Sumber daya lahan Pertanian Dr. Dedi Nursyamsi serta para Peneliti dan Perekayasa Lingkup Badan Litbang Pertanian.

Konferensi pers kali ini mengenalkan kepada publik tentang TEKNOLOGI JAJAR LEGOWO SUPER PENDONGKRAK PRODUKTIFITAS PADI. Teknologi Jajar Legowo Super merupakan implementasi terpadu teknologi budidaya padi inovasi Balitbangtan berbasis cara tanam jajar legowo yang meliputi: Varietas Unggul Baru (VUB) potensi hasil tinggi, Biodekomposer sebelum pengolahan tanah, Pupuk hayati dan pemupukan berimbang berdasarkan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS), Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menggunakan pestisida nabati dan pestisida anorganik berdasarkan ambang kendali, serta Alsintan (khususnya transplanter dan combine harvester). Teknologi yang di hasilkan oleh Badan Litbang Pertanian ini terbukti mampu mendongkrak produksi padi 100-175% dari produksi rata-rata nasional melalui teknologi Jajar Legowo Super.

Model Pengembangan Sistem Produksi Padi Potensi Hasil Tinggi menggunakan 5 varietas unggul baru yang terdiri atas empat varietas inbrida dan satu varietas hibrida. Varietas inbrida yang digunakan adalah:  (1) Inpari-30 Ciherang Sub-1, (2) Inpari-32 HDB, (3) Inpari-33 , dan (4) Inpari-43 Agritan GSR. Padi Hibrida yang digunakan adalah Hipa Jatim-2.

Pelaksanaan model pengembangan ini meliputi persiapan pengolahan lahan, aplikasi dekomposer, penggunaan benih varietas unggul baru, penyiapan persemaian dapog, aplikasi pupuk hayati, tanam, pengelolaan hara dan pengendalian OPT (dengan lampu perangkap, feromon, pestisida hayati, rekayasa ekologi dan penggunaan linier trap barier system), panen dan pascapanen.

Halaman 1 dari 3

Galeri Video

Jarwo Milenium

Jarwo Milenium

07-07-2017 | Hits:1077

Selamat Idul Fitri 1438 H

Selamat Idul Fitri 1438 H

25-06-2017 | Hits:307

UPBS Padi

UPBS Padi

07-12-2015 | Hits:1494

Menuju Pusat Unggulan IPTEK Padi

Menuju Pusat Unggulan IPTEK Padi

11-08-2015 | Hits:3250

VUB Padi Mendukung Swasembada Pangan

VUB Padi Mendukung Swasembada Pangan

06-08-2015 | Hits:1944

Pengendalian Tikus

Pengendalian Tikus

02-08-2015 | Hits:1171

Pengairan Basah - Kering (PBK)

Pengairan Basah - Kering (PBK)

02-08-2015 | Hits:1488

Pemupukan Padi Sawah

Pemupukan Padi Sawah

31-07-2015 | Hits:1132

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1
Laporan Tahunan 2014

Booklet, Leaflet, Poster

Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015
Poster Inpari 13
Poster Inpari 10

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini1445
Hari kemarin1490
Minggu ini1445
Bulan ini32067
Jumlah Pengunjung812827
Online sekarang
42

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Video

Video (33)

Jumat, 07 Juli 2017 10:32

Jarwo Milenium

Ditulis oleh

 

 

Minggu, 25 Juni 2017 00:32

Selamat Idul Fitri 1438 H

Ditulis oleh

 

Pimpinan berserta staf Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPADI) mengucapkan selamat Idul Fitri 1438 H. Mohon maaf lahir dan batin.

Semoga Allah menjadikan kita semua orang yang kembali (pada fitrah) dan juga orang yang menang (Menundukkan hawa nafsu).

Semoga Allah menerima semua amal kami dan anda semua.

 

Jumat, 04 November 2016 15:00

Hari Pangan Seduania (HPS) Boyolali 2016

Ditulis oleh

 

Talkshow live acara Bincang Kita di Kompas TV pada hari Selasa, 18 April 2017 pukul 09.30-10.00 WIB dengan "Topik Diversifikasi Pangan Mendukung Kedaulatan Pangan Berkelanjutan".

Narasumber Wakil Komisi IV DPR RI Bapak Dr. HE. Herman Khoeron, MS dan Dr. Muhammad Syakir, Kepala Balitbangtan.

Dalam upaya mencapai swasembada pangan  dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Deli Serdang telah dilaksanakan gerakan percepatan tanam Padi Jagung Kedelai (PJK). Pelaksanaan gerakan percepatan PJK di dua Kabupaten tersebut berlangsung selama 3 hari (23-25/07/2016) dan dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan seluruh jajaran Pemprov Sumatera Utara.

Saat ini Provinsi Sumatera Selatan Provinsi memiliki total luas baku sawah 452.295 ha dari luas lahan tersebut, kebutuhan benih padi sebesar 20,768 ton dari berbagai kelas benih FS, SS, dan ES.  Pemenuhan kebutuhan benih selama tahun 2016 terealisasi 4,024 ton untuk ditanam di areal seluas 156,959 ha. Selisih kebutuhan benih sebesar 16.744 ton atau 80,79% dipenuhi secara mandiri oleh petani melalui jalinan arus benih antar lapang  dan antar musim (Jabalsim).

Senin 18 April 2016, Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian kembali menggelar Press Conference di kantor Pusat Jakarta. Acara tersebut di hadiri puluhan wartawan baik cetak maupun elektronik. Acara di buka oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Dr. Muhammad Syakir di dampingi Plt. Sekretaris Badan Dr. Ir. Prama Yufdy serta Kepala Balai Besar Sumber daya lahan Pertanian Dr. Dedi Nursyamsi serta para Peneliti dan Perekayasa Lingkup Badan Litbang Pertanian.

Konferensi pers kali ini mengenalkan kepada publik tentang TEKNOLOGI JAJAR LEGOWO SUPER PENDONGKRAK PRODUKTIFITAS PADI. Teknologi Jajar Legowo Super merupakan implementasi terpadu teknologi budidaya padi inovasi Balitbangtan berbasis cara tanam jajar legowo yang meliputi: Varietas Unggul Baru (VUB) potensi hasil tinggi, Biodekomposer sebelum pengolahan tanah, Pupuk hayati dan pemupukan berimbang berdasarkan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS), Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menggunakan pestisida nabati dan pestisida anorganik berdasarkan ambang kendali, serta Alsintan (khususnya transplanter dan combine harvester). Teknologi yang di hasilkan oleh Badan Litbang Pertanian ini terbukti mampu mendongkrak produksi padi 100-175% dari produksi rata-rata nasional melalui teknologi Jajar Legowo Super.

Model Pengembangan Sistem Produksi Padi Potensi Hasil Tinggi menggunakan 5 varietas unggul baru yang terdiri atas empat varietas inbrida dan satu varietas hibrida. Varietas inbrida yang digunakan adalah:  (1) Inpari-30 Ciherang Sub-1, (2) Inpari-32 HDB, (3) Inpari-33 , dan (4) Inpari-43 Agritan GSR. Padi Hibrida yang digunakan adalah Hipa Jatim-2.

Pelaksanaan model pengembangan ini meliputi persiapan pengolahan lahan, aplikasi dekomposer, penggunaan benih varietas unggul baru, penyiapan persemaian dapog, aplikasi pupuk hayati, tanam, pengelolaan hara dan pengendalian OPT (dengan lampu perangkap, feromon, pestisida hayati, rekayasa ekologi dan penggunaan linier trap barier system), panen dan pascapanen.

Halaman 1 dari 3

Galeri Video

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi